Biaya Kuliah Kedokteran Unpad Mulai Tahun 2016 Gratis

0
0

Pendidikan yang manis kerap dikaitkan dengan masuk kuliah dan lulusnya yang sulit serta berbiaya mahal, salah satunya Kedokteran Unpad. Mulai tahun Akademik 2016 – 2017 Universitas Padjajaran (Unpad) membebaskan biaya kuliah Fakultas Kedokteran jenjang S1 dan S2 Spesialis.

Seperti diketahui uang kuliah tunggal (UKT) Fakultas Kedokteran Unpad merupakan yang paing tinggi dibandingkan Fakultas lainnya. Biaya Kuliah per semester sebesar Rp 13 Juta untuk kelompok V. Unit cost bergotong-royong mencapai Rp 24.179.000/semester.

Baca Juga: Biaya Kuliah Unpad

Latar belakang Unpad menggratiskan uang kuliah tersebut bertujuan semoga setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk kuliah jurusan kedokteran. Yang kedua adanya distribusi yang tidak merata untuk tenaga medis, terutama dokter dan spesialis. Sebenarnya penggratisan biaya kuliah mahasiswa kedokteran aktivitas S-1 tersebut telah dirancang semenjak 2012, namun gres terealisasi pada tahun ini.

Mekanismenya Unpad bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di wilayah Jawa Barat untuk pembiayaannya. Syarat utamanya peminat bersedia ditempatkan di kabupaten/kota tersebut. TA 2016/2017 jumlah kuota Prodi Pendidikan Dokter sebanyak 250 bangku dengan pembagian jalur masuk SNMPTN 125 bangku dan SBMPTN 125 kursi. Sedangkan kuota dokter seorang andal sebanyak 150 orang. Tahun pertama khusus Pendidikan Dokter ditempatkan di Asrama.

Secara rinci pembebasan biaya pendidikan bagi mahasiswa kedokteran Unpad diatur dalam peraturan Rektor No 8 Tahun 2016, berikut poin-poinnya:

RUANG LINGKUP

  1. Ketentuan pembebasan biaya pendidikan berlaku bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unpad yang diterima  mulai tahun  ajaran  2016-2017
  2. Mahasiswa  Program  Studi   Kedokteran  dan Program  Studi   Profesi   Dokter adalah   yang   diterima   melalui   Seleksi Nasional  Masuk  Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN dan/ atau   Seleksi  Bersama Masuk  Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan  bersedia  menjalani Ikatan  Kerja di  instansi   pemerintah  dan/ atau   institusi   swasta   yang  bekerja   sama   dengan Unpad  dalam  Pembebasan Biaya Pendidikan.
  3. Mahasiswa  Program Pendidikan Dokter Spesialis-1 adalah   yang  diterima   melalui  Seleksi  Masuk  Universitas Padjadjaran (SMUP}dan  bersedia  menjalani Ikatan  Kerja di  instansi   pemerintah dan/ atau institusi    swasta   yang  bekerja   sama   dengan   Unpad   dalam   Pembebasan Biaya Pendidikan

HAK DAN KEWAJIBAN

  1. Mahasiswa  hanya   dibebaskan  dari   Biaya  dan   Uang  Kuliah  Tunggal   selama mengikuti pendidikan pada  Fakultas Kedokteran Unpad.
  2. Mahasiswa   dapat   menerima  proteksi biaya lainya dari Instansi Pemerintah dan/atau Institusi Swasta  pemberi proteksi Pembebasan Biaya Pendidikan atau Instansi Pemerintah dan/ atau Institusi Swasta lainnya dan  harus merupakan  perjanjian tanpa  Ikatan  Kerja.
  3. Lulus  tidak  lebih dari batas  waktu  yang ditentukan oleh masing-masing Program Studi.
  4. Lulusan wajib   menjalani Ikatan Kerja di instansi pemerintah dan/atau institusi swasta yang bekerja sama dengan Unpad dalam Pembebasan Biaya Pendidikan, dengan ketentuan:
    a.  selama 1 (satu) kali masa  pendidikan yang secara faktual dijalani  (n);dan
    b.  selama  menjalani Ikatan  Kerja, ijazah orisinil dan transkrip nilai orisinil disimpan oleh Unpad.

PERJANJIAN DAN IKATAN DINAS

Orang   Tua/wali   Mahasiswa  wajib   membuat   Perjanjian  Pembebasan Pendidikan dan Perjanjian Ikatan  Kerja dengan  Rektor yang ditandatangani :
a. Rektor;
b. Orang Tua/Wali Mahasiswa yang bersangkutan; dan
c. Mahasiswa yang bersangkutan.

SANKSI DAN GANTI RUGI

  1. Mahasiswa   yang    tidak    menyelesaikan   masa     pendidikan   dengan     alasan mengundurkan   diri   atau    terkena    sanksi    akademik  pemutusan   studi,   wajib membayar Ganti Rugi. Ganti   Rugi  sebagaimana  dimaksud  adalah   sebesar   Biaya  yang diterima  selama  masa  pendidikan dan  ditambah biaya  denda  sebesar  25 % (dua puluh   lima  per  seratus)   dari   keseluruhan  Biaya  yang  diterima   selama   masa pendidikan.
  2. Lulusan  yang  tidak  melakukan Ikatan  Kerja di instansi  pemerintah dan/atau institusi   swasta    dijatuhi  sanksi  berupa  pencabutan  ijazah  dan  gelar akademik oleh Rektor.
  3. Lulusan  yang  tidak  melakukan Ikatan  Kerja di instansi  pemerintah dan/ atau institusi  swasta    wajib membayar Ganti Rugi. Ganti  Rugi  sebagaimana dimaksud adalah   sebesar   keseluruhan Biaya  yang  telah  diterima  selama  masa  pendidikan dan  ditambah biaya  denda sebesar  100 % (seratus  per seratus)  dari keseluruhan Biaya yang diterima  selama masa  pendidikan.
  4. Lulusan  yang  tidak  melaksanakan  pembayaran Ganti  Rugi dapat  diproses  secara  hukum.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here