Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug

0
2

Mulai tahun 2015 Kementerian Perhubungan menciptakan kebijakan untuk tidak lagi memperlihatkan subsidi bagi siswa calon pilot di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug. Pengurangan subsidi bekerjsama sudah dimulai pada tahun anutan 2014, namun sebagian besar biaya masih ditanggung pemerintah. Penghentian subsidi ini berarti mengakhiri era biaya gratis bagi sekolah pilot di STPI Curug yang dinikmati calon penerbang hingga tahun 2013.

Saat ini STPI masih menjalani proses menuju status tubuh layanan umum (BLU) sehingga memungkinkan siswa yang berprestasi mendapat beasiswa atau siswa tidak bisa dibebaskan dari biaya pendidikan dengan kriteria tertentu.

Jurusan Penerbang STPI Curug mempunyai 2 (dua) agenda studi bagi pilot yakni Prodi Pernerbang Sayap Tetap dan Program Studi Penerbang Sayap Putar. Perbedaannya prodi Penerbang Sayap Putar ditujukan mencetak siswa menjadi penerbang helikopter.

Biaya pendidikan kedua prodi tersebut juga berbeda. Secara akumulatif biaya sekolah pilot untuk penerbang helikopter (rotary wing) lebih mahal dibanding pilot pesawat sayap tetap (fixed wing). Hal tersebut terkait dengan biaya operasional helikopter yang lebih besar, imbasnya biaya praktek terbang juga lebih mahal.

Biaya pendidikan pilot di STPI Curug bisa dihitung semenjak registrasi hingga wisuda kelulusan. Acuannya terperinci adalah Peraturan Pemerintah RI Nomor 11 Tahun 2015 ihwal Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Perhubungan.

Dalam PP No 75 tersebut komponen biaya pendidikan bagi calon pilot mencakup uang Pendaftaran, biaya Seleksi Penerimaan Calon Taruna, Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (Akademis), Biaya Penunjang Pendidikan dan Pelatihan (Non Akademis), Biaya Terbang (praktek), biaya Ujian Sertifikasi, biaya Penerbitan Sertifikasi dan Ijazah serta uang wisuda.

Akumulasi biaya pendidikan pilot sanggup dilihat daftar berikut:

 Kementerian Perhubungan menciptakan kebijakan untuk tidak lagi memperlihatkan subsidi bagi siswa  Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug

Dapat dibandingkan bahwa biaya membentuk penerbang helikopter hingga lulus sebesar Rp 610.240.000 lebih besar dari pada penerbang pesawat sayap tetap yang mencapai Rp 493.550.000

Pendidikan pilot bisa berlangsung hingga 2 tahun terdiri dari 4 semester dengan total SKS 81 rinciannya Teori 62 SKS dan praktek 19 SKS. Selama pendidikan siswa sanggup memakai Fasilitas Pendidikan Penerbang yang meliputi:

1. Flight Simulator Single Engine TB-10
2. Flight Simulator Multi Engine B-58
3. Flight Simulator Helicopter Bell 206
4. Computer Base Training
5. Pesawat Latih

Berikut rincian biaya pendidikan semenjak proses registrasi hingga menjalani pendidikan tiap semesternya:

1. Biaya Pendidikan Penerbang Sayap Tetap

 Kementerian Perhubungan menciptakan kebijakan untuk tidak lagi memperlihatkan subsidi bagi siswa  Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug

2. Biaya Penerbang Sayap Putar (Helikopter)

 Kementerian Perhubungan menciptakan kebijakan untuk tidak lagi memperlihatkan subsidi bagi siswa  Biaya Sekolah Pilot di STPI Curug

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here